Makassar — Dengan penuh rasa hormat, haru, dan duka yang mendalam, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko beserta seluruh prajurit, PNS, dan keluarga besar Kodam XIV/Hasanuddin menyampaikan belasungkawa atas berpulangnya Jenderal TNI (Purn) H. Try Sutrisno, Wakil Presiden Republik Indonesia ke-6.

Kepergian almarhum merupakan kehilangan besar, bukan hanya bagi keluarga tercinta, tetapi juga bagi TNI, bangsa, dan seluruh rakyat Indonesia. Almarhum dikenal sebagai sosok prajurit sejati yang mengabdikan hidupnya untuk kepentingan bangsa dan negara. Sejak awal karier militernya hingga mencapai puncak kepemimpinan, beliau menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan integritas yang tak tergoyahkan. Setiap amanah yang diemban dijalankan dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan komitmen tinggi terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sebagai seorang perwira tinggi TNI, almarhum memiliki perjalanan panjang yang sarat dengan pengalaman dan pengorbanan. Kepemimpinan beliau tidak hanya dibangun dari ketegasan, tetapi juga dari keteladanan dan kedekatan dengan prajurit. Nilai-nilai keprajuritan yang beliau junjung tinggi — setia kepada negara, taat kepada pimpinan, serta mengutamakan kepentingan rakyat — menjadi fondasi kuat yang terus diwariskan kepada generasi penerus.

Ketika dipercaya menjabat sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia ke-6, almarhum kembali menunjukkan komitmen dan kecintaannya terhadap bangsa. Dalam kapasitas tersebut, beliau berperan aktif mendukung jalannya pemerintahan serta menjaga stabilitas nasional pada masanya. Pemikiran, kebijakan, dan kebijaksanaan beliau menjadi bagian penting dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Sosoknya dikenal luas sebagai figur yang tenang, tegas dalam prinsip, serta mengedepankan kepentingan nasional di atas kepentingan pribadi maupun golongan.

Bagi keluarga besar Kodam XIV/Hasanuddin, almarhum merupakan teladan nyata tentang arti pengabdian tanpa pamrih. Spirit perjuangan, semangat nasionalisme, serta komitmen beliau terhadap tugas dan tanggung jawab menjadi inspirasi bagi seluruh prajurit. Pengabdian yang telah beliau torehkan tidak akan pernah lekang oleh waktu, melainkan akan terus hidup dalam setiap langkah dan semangat pengabdian generasi penerus TNI.

Dalam suasana duka yang mendalam ini, Pangdam XIV/Hasanuddin beserta seluruh jajaran menundukkan kepala seraya memanjatkan doa, semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala dosa dan khilafnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga setiap pengabdian dan perjuangan beliau menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.

Kepada keluarga yang ditinggalkan, kami menyampaikan doa dan harapan agar senantiasa diberikan kekuatan, ketabahan, serta keikhlasan dalam menghadapi ujian ini. Semoga kenangan indah, nilai-nilai kebaikan, serta warisan keteladanan yang ditinggalkan almarhum menjadi penguat dan penghibur di tengah duka.

Kepergian beliau adalah duka bagi kita semua, namun jejak pengabdian dan nilai-nilai perjuangannya akan selalu menjadi cahaya yang menerangi perjalanan bangsa. Selamat jalan Jenderal, pengabdianmu untuk negeri akan selalu dikenang dan menjadi bagian dari sejarah besar Indonesia.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *